Puisi Cinta… Janji Pulang…

Kita nyaris tidak pernah mengetahui apa makna dari sebuah pertemuan. Sebelumnya, mungkin kita juga tidak akan pernah tau hari ini, esok hari, atau kapan pun itu dipertemukan siapa. Makna dan pertanda tidak pernah bicara, hanya kita sendiri yang harus mempercayainya. Satu hal, setiap pertemuan pasti memiliki satu makna.

…..

Aku tidak pernah meminta kepada Tuhanku untuk dipertemukan dengan siapa pun dalam waktu kapan pun.

Dan aku tidak pernah meminta bahwa haruslah kamu yang datang dan singgah disini, kamu tau itu dimana.

Tapi, rencana-Nya memang benar adanya, tak ada yang pernah mengingkarinya.

Sudah, kita sudah dipertemukan, walau tanpa satu alasan pun yang pasti, tak ada yang mengetahuinya.

…..

Terkadang kita terlalu munafik dengan apa yang kita rasakan, padahal kita merasakannya. Terkadang kita terlalu naif untuk segala cerita yang kita lalui, padahal kita dekat. Kenapa harus memilih menutup diri untuk yang kita tau pasti, kata hati. Kenapa kita harus menutup mata untuk sesuatu yang memang ada di depan mata.

…..

Aku tak pernah berusaha menutupi ini semua, apa yang aku rasakan.

Air mengalir begitu saja, walau tanpa derau-derau angin.

Ah, begitu pula rasa ini, tidak pernah aku sangkal suaranya yang berbicara karna aku memang mempercayainya.

Lalu, kenapa masih saja kita bersembunyi darinya?

Mereka mempunyai jalannya untuk mempertemukannya.

Lalu, kenapa kita tidak mempercayainya?

…..

Suaranya sesungguhnya dekat, tapi masih saja tak mau mengakuinya. Detaknya begitu terasa, tapi masih saja mengacuhkannya. Apa yang sesungguhnya kita cari?

…..

Dan, kenapa masih saja kita bersembunyi?

Apa yang patut dipersalahkan akan keberadaannya?

Kita sama tau, jarak bukanlah sesuatu yang memisahkan.

Tidak kah pula kau mendengarnya disana?

Sesuatu yang dalam, dan tak pernah tersentuh.

…..

Ketika semua ini sudah pada waktunya, janji ini tidak akan pernah lari. Atau mungkin justru kita kah yang lari darinya?

…..

Mungkinkah masih kau pertanyakan ini semua?

Atau sudah tak terpedulikan lagi?

Pada akhirnya aku pun kan tetap kembali pulang.

Membawa janji yang sama, jika saja kau mau tau.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s