blind

kenapa blind/buta? ya karena saya merasa seperti buta, seakan tidak bisa membedakan dan memilih dua hal dari dua orang yang sangat berkontradiksi.

dam herannya, saya saat ini telah memilih sesuatu yang mungkin menyiksa saya sedikit demi sedikit.

kenapa gitu? karena saya seperti beli kucing dalam karung, saya kasih kucing itu kasih sayang, saya berikan makan, vitamin, tapi kucing seakan tidak menikmati semua itu, acuhan belaka.

disatu sisi ada seseorang yang selalu ada buat saya, menunggu kabar saya (mungkin), care sama saya, selalu ingin saya supaya bisa share terhadap semua masalah saya. pasti beruntung orang yang memilikinya. dan saya orang bodoh yang melepaskannya untuk memilih yang berkontradiksi 100% dari semua yang saya sebutkan tadi.

disisi lain, over all, hanya jawaban ketus dan singkat yang diberikan. tak masalah, karna saya juga tudak berharap banyak darinya, tapi entah kedepannya.

saya punya prinsip hidup tepatnya sebagai seorang laki-laki dewasa, saya harus punya sikap untuk diri saya sendiri, untuk masa depan saya, paling tidak saya tau apa yang telah saya putuskan dan apa yang saya lakukan.

termasuk masalah yang satu ini, saya ingin lebih bisa memaknai sebuah relationship/hubungan yang serius kepada pasangan, teman, rekan kerja nanti, sahabat, dan juga keluarga. kita tak pernah luput dari interaksi sosial yang sagat lekat pada keseharian kita. bahkan orang yang mengidap autis pun walaupun dia seakan punya dunia sendiri, merka pasti tetap akn berinteraksi dengan yang lain, paling tidak untuk sesamanya.

untuknya, saya akan tetap disini, menunggu dan hanya melihatnya bahwa dia baik-baik saja. tak ada lagi rasanya pentingnya respon dia terhadap segala hal yang saya lakukan untuknya. cukup melihatnya baik-baik saja, itu sudah sangat cukup. dan saya tidak akan berhenti hingga dia menemukan sesorang yang tepat untuknya, mendampinginya selamanya. tentu saja saya tidak akan diam saja menunggu dia memilih orang lain begitu saja. sampai saat yang menurut saya tepat, saya akan menanyakan kembali sesuatu yang dulu pernah kita jalani, apa itu masih mungkin atau tidak.

akhir-akhir ini saya hanya bernyayi semua lagu Coldplay, dan hanya namanya yang terlintas dalam pikiran saya, setiap lirik yang di buat Chris Martin dkk hanya untuknya, terlebih lagu Yellow dilantunkan. ya, pasti ada yang spesial dengan lagu itu. memang benar, lagu itu sangat spesial untuk saya. hanya dia yang bisa menjawabnya kenapa lagu ini begitu spesial buat saya.

itupun kalau dia masih mengingatnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s